RMOL. Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di MPR RI Abdul Kadir Karding menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan. Dia menilai, kondisi terkini di Indonesia sudah berkembang paham-paham hedonisme dalam kehidupan masyarakat dan pragmatisme dalam politik nasional.

“Di bidang politik, Indonesia menghadapi pragmatisme yaitu tidak ada politik tanpa amplop,” katanya dalam sosialisasi Empat Pilar MPR yang digelar GP Anshor di Jakarta, Senin (18/4).

Dalam kesempatan itu, Karding menyinggung keputusan F-PKB mengangkat pedangdut Zaskia Gotik sebagai duta Pancasila yang dinilai sebagai bentuk hukuman kepada yang bersangkutan. Hukuman terhadap Zaskia, menurutnya, bukan melalui menghukum penjara atau dikucilkan namun dengan meminta untuk belajar keras untuk menghapal dan memahami Pancasila.

“Ketika Zaskia dengan latar belakang lulusan SD (Sekolah Dasar) sibuk menghidupi keluarganya dan tidak mengenyam sekolah lalu tidak paham Pancasila, itu hal yang wajar,” jelas Karding.

Dia mengingatkan bahwa pasal 31 dan pasal 28c UUD 1945 terkait pendidikan disebutkan bahwa pendidikan wajib dibiayai negara sehingga ketika ada yang tidak sekolah maka itu tanggung jawab negara.

Jadi, jelas Karding, cara PKB menghukum pihak yang tidak hapal Pancasila adalah dengan mendidiknya dengan baik agar belajar keras.

“Kami mendidik Zaskia bukan dengan menghukum namun belajar keras, itu bagian hukuman sebagai kaidah,” katanya.

Sementara, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil menambahkan, sebanyak 1,2 juta kader Ansor siap mendukung sikap F-PKB MPR yang menetapkan Zaskia sebagai Duta Pancasila. Pasalnya, mendakwahkan Pancasila bukan hanya kepada satu pihak saja namun semua kalangan termasuk pekerja seni.

“Mendakwahkan Pancasila tidak sebatas satu orang saja,” katanya.

Menurut Yaqut, GP Ansor akan menggerakkan pengurusnya di seluruh daerah agar maksimum untuk mensosialisasikan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dan prinsip-prinsip kebangsaan lainnya.

Acara sosialisasi Empat Pilar MPR tersebut awalnya juga akan dihadiri Zaskia Gotik, namun pedangdut itu batal hadir karena mendadak sakit. Pihak panitia pun melakukan telekonferensi dengan Zaskia. [RakyatMerdekaOnline] 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *