Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas berkomitmen untuk membangun tata kelola organisasi yang memberikan ruang bagi jajarannya untuk banyak kerja, dengan mengembangkan inisiatif dan kreatifitas.

“Jajaran pengurus nanti lebih banyak kerja. Ketua umumnya banyak diam. Ini supaya kita dalam berorganisasi ini dilandasi pada kesadaran kita bersama. Agar tidak hanya milik ketua umum,” ujar Yaqut pada acara Silaturahmi Jajaran Pengurus PP GP Ansor periode 2015-20120 di Jakarta, Senin (21/12/2015) malam.

Gus Tutut, panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas, mendorong jajaran kepengurusan yang dipimpinnya itu untuk mengambil inisiatif dan berimprovisasi ide dan gagasan sehingga membawa manfaat bagi organisasi dan ummat.

“Kalau hanya nunggu ketua umum nanti yang jadi menteri ketua umum. Kalian semua mempunyai kesempatan yang sama untuk mengambil peran, dan pengabdian pada organisasi ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan acara tersebut, Gus Tutut didampingi Wakil Ketua Umum Aam Choirul Amri, Sekjen Abdul Rahman, Bendaraha Umum Zainal Abidin, dan Sekreatis Penasehat Fahmi Akbar Idries.

Gus Tutut yang didaulat menjadi Ketua Umum PP GP Ansor pada arena Kongres XV di Yogyakarta itu menyatakan personel pengurus harian PP GP Ansor 2015-2020 berjumlah 76 orang. “Postur kepengurusan yang kami susun cukup gemuk. Akan tetapi gemuk bukan berarti tidak lincah dalam bergerak,” katanya.

Menurutnya, jumlah kepengurusan yang banyak tersebut tidak hanya konsekwensi dari terpilihnya Ketua Umum secara aklamasi, dan tidak sekadar pertimbangan akomodasi tetapi memang banyak kader-kader yang memiliki potensi untuk membangun GP Ansor yang lebih baik.

Gus Tutut juga mengingatkan bahwa mengurus GP Ansor butuh komitmen dan totalitas. Oleh karena itu, para pengurus akan menandatangani pakta integritas sebagai jaminan komitmen dan konsistensi menjadi pengurus, yang akan dievaluasi dalam 6 bulan pertama kepengurusan.

“Maka, apabila tidak konsisten dan komitmen, kami tak segan-segan akan menggeser dan mengganti Sabahat-sahabat ini dari posisinya. Kita akan lihat 6 bulan pertama. Ini bukan ancaman tetapi komitmen,” ujarnya. (ansornews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *