Gerakan Pemuda Ansor bersiap menyelenggarakan Kongres di Yogyakarta, akhir November 2015. Seiring persiapan hajat 5 tahunan ini, mulai muncul sejumlah kandidat untuk menggantikan Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid yang kini telah terpilih menjadi Ketua PBNU.   Salah satu nama yang menguat adalah Yaqut Cholil Qoumas,  putra almarhum Kyai Cholil Bisri, pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thaibin Rembang,  yang kini menjadi anggota Komisi III DRP-RI dari Fraksi PKB.

“Dalam acara konsolidasi seluruh Ketua Pimpinan Cabang GP ANSOR beserta Dansatkorcab Banser Seluruh Jateng dan DIY di Ponpes Annur Al Anwar Maron Purworejo tanggal 31 Oktober lalu, para peserta secara bulat meminta Yaqut Cholil Qaumas yang biasa dipanggil Gus Yaqut, untuk menjadi Ketua Umum GP ANSOR periode 2016-2021,” kata Ketua PW Ansor Jawa Tengah Lukman Hakim, Kamis 5 November 2015.

Lukman Hakim yang masih tercatat sebagai salah satu pengurus PP GP Ansor, juga menambahkan bahwa keinginan para pengurus cabang dan wilayah ini karena melihat kiprah Gus Yaqut yang selama ini telah berkhidmat di organisasi dalam lingkungan NU sejak mahasiswa.

“Gus Yaqut, mau berproses dengan meniti jenjang organisasi dari menjadi Ketua Umum PMII Cabang Universitas Indonesia, pengurus Pengurus Besar PMII, hingga kini menjadi Ketua di PP GP Ansor. Saat mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Daerah pemilihan Pekalongan dan Tegal ,juga mendapat suara yang besar dan akhirnya melaju ke Senayan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim mengatakan bahwa sistem kaderisasi Ansor di era kepemimpinan Nusron Wahid sudah berjalan sangat baik. Bahkan keikutsertaan di program kaderisasi kini menjadi syarat utama seorang kader yang ingin menjadi pengurus Ansor dari cabang, wilayah, hingga pusat. Gus Yaqut, tambah Hidir Ibrahim, sudah memenuhi semua kualifikasi pengkaderan yang ada, dan termasuk kader terbaik Ansor.

“Ansor Lampung secara bulat mendukung Sahabat Yaqut untuk menjadi Ketua Umum Ansor periode 2016-2021,” ujar Hidir.

Ketua Umum Ansor Nusron Wahid Sendiri dalam berbagai kesempatan menegaskan keberadaan Ansor sebagai organisasi kader, sehingga sangat penting untuk dilakukan pengkaderan berjenjang untuk membekali setiap pengurus dengan pemahaman yang benar atas sejarah, visi, serta misi dilahirkannya Gerakan Pemuda Ansor. (ren/vivanews)

keterangan foto: Gus Yaqut bersama para aktivis Ansor Indonesia Timur

sumber foto: akun FB Harianto Oghie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *