BATANG – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) memiliki peranan penting dan strategis bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, Banser merupakan prajurit garda depan organisasi Islam ahlussunah waljamaah yang tidak bisa dilepaskan dari bagian sejarah kemerdekaan RI.

Demikian disampaikan Ketua PP GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas, dalam Apel Banser dan Fatser (Fatayat Serbaguna) di Subah, Kabupaten Batang, baru-baru ini. “Banser adalah prajurit garda terdepan dalam mempertahankan dan

menjaga NKRI. Sebab itu, perannya sangat strategis,” tandas Yaqut, yang juga anggota DPR RI Komisi III FPKB ini. Menurut Yaqut, dalam menjaga NKRI juga diperlukan kerjasama erat antara Banser dengan Polri. Dikatakan, Polri dan Ansor dalam hal ini memiliki tujuan yang sama, yaitu bagaimana NKRI tetap kuat dan bertahan. Maka sangat diperlukan sinergitas kepolisian dengan Ansor dalam mewujudkan tujuan mulia ini.

“Jangan sampai ada anggota kepolisian yang tidak sejalan dengan gerakan Ansor maupun Banser. Kalau ditemukan adanya ketidakcocokkan antara anggota kepolisian dengan Ansor atau Banser, silahkan laporkan ke saya,” tegasnya. Pria yang akrab disapa Gus Tutut ini mengingatkan, Pancasila dan NKRI sudah final, tidak ada tawar-menawar lagi.  “Sampai kapanpun dan dimanapun Banser harus selalu siap dan sigap mempertahankan republik ini,” kata Gus Tutut di hadapan 5 ribu anggota Banser dan Fatser.

 Ia menambahkan, mindset positioning sebagai warga Indonesia yang beragama Islam harus selesai menjadi doktrin dan ideologi kebangsaan anggota Banser. “Jangan di balik, sebagai orang Islam yang numpang hidup di Indonesia. Ini bahaya sebab semangat nasionalisme tidak akan pernah terwujud,” ujarnya. (haw-ad/wawasan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *